Jadwal Terbaru Kereta Api Berdasarkan GAPEKA Tahun 2017

Sebagai postingan pertama di tahun 2017, kali ini saya akan membahas mengenai jadwal kereta api terbaru yang akan diberlakukan mulai tanggal 01 April 2017. Seperti telah diketahui, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (Ditjen KA) Kementerian Perhubungan RI telah merilis jadwal terbaru kereta api di Indonesia untuk tahun 2017 melalui akun Twitter resmi @perkeretaapian. Jadwal kereta api tersebut dipublikasikan berdasarkan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) tahun 2017. Dalam sejumlah cuitan di media sosial tersebut, Ditjen KA memaparkan perbandingan jadwal antara GAPEKA 2015 dan 2017, beserta perubahan baik dalam segi waktu perjalanan maupun dalam segi jadwal keberangkatan. Berdasarkan data tersebut, tidak banyak kereta api yang mengalami perubahan jadwal perjalanan. Perubahan yang cukup signifikan terdapat pada jadwal kereta api Argo Parahyangan Fakultatif (Bandung-Gambir PP, nomor perjalanan 35F-36F), Argo Jati Fakultatif (Cirebon-Gambir PP, nomor perjalanan 39F-40F), Cirebon Ekspres Fakultatif kelas Bisnis (Cirebon-Pasar Senen PP, nomor perjalanan 125F-126F) yang kini diganti namanya menjadi KA Fajar/Senja Utama Cirebon, Jaka Tingkir (Purwosari-Pasar Senen PP, nomor perjalanan 147-148), dan Kahuripan (Kiaracondong-Blitar PP, nomor perjalanan 181-182) yang mengalami perpanjangan rute. Berikut akan saya cantumkan secara garis besar perubahan yang berlaku pada GAPEKA 2017, dibagi dalam masing-masing kelas kereta api penumpang di Indonesia.

GAPEKA 2017 Eksekutif Argo

Tabel jadwal kereta api kelas Eksekutif Argo berdasarkan GAPEKA 2017

Pertama-tama saya akan membahas mengenai  jadwal kereta api dengan kelas layanan tertinggi. Pada dasarnya, tidak banyak perubahan yang terjadi pada jadwal perjalanan kereta kelas Eksekutif Argo. Sebagai contoh, seluruh jadwal KA Argo Bromo Anggrek, Argo Wilis, jadwal KA Argo Lawu dan Argo Dwipangga khusus untuk rute Gambir-Solobalapan, Argo Sindoro, dan jadwal KA Argo Muria khusus untuk rute Gambir-Semarang Tawang, dalam GAPEKA 2017 tidak mengalami perubahan jadwal keberangkatan maupun waktu perjalanan bila dibandingkan dengan GAPEKA 2015. Kalaupun ada perubahan, kebanyakan terdapat pada waktu perjalanan yang disayangkan justru melambat. Salah satu contohnya adalah pada seluruh perjalanan kereta api Argo Jati reguler (nomor 15-18), waktu perjalanan pada GAPEKA 2017 melambat 11 sampai 13 menit dibandingkan pada GAPEKA 2015. Selain Argo Jati, 13 perjalanan kereta api Argo Parahyangan juga mengalami penambahan waktu perjalanan yang bervariasi, mulai dari 1 sampai 23 menit. Secara keseluruhan, hanya ada 5 perjalanan kereta api kelas Eksekutif Argo yang waktu perjalanannya membaik dibandingkan dalam GAPEKA 2015, yaitu KA Argo Parahyangan rute Gambir-Bandung (nomor 22, 24, dan 28) yang masing-masing lebih cepat 13, 11, dan 3 menit, KA Argo Parahyangan rute Bandung-Gambir (nomor 31) yang waktu tempuhnya dipersingkat 6 menit, dan KA Argo Lawu Fakultatif rute Solobalapan-Gambir (nomor 7F) dengan perubahan waktu tempuh paling besar, lebih cepat 22 menit dibandingkan dalam GAPEKA 2015.

Perubahan paling signifikan pada segmen kelas Eksekutif Argo adalah pada jadwal perjalanan KA Argo Parahyangan Fakultatif dengan nomor perjalanan 35F dan 36F. Bila pada GAPEKA 2015 perjalanan tambahan pada rute Bandung-Gambir PP tersebut diatur pada pagi menuju siang hari (berangkat dari Gambir pukul 06:30 dan kembali dari Bandung pukul 11:00), maka dalam GAPEKA 2017 diubah menjadi perjalanan pada malam hari. KA 35F memulai perjalanan dari Bandung pada pukul 20:55 dan dijadwalkan tiba di Gambir pukul 00:16. Sebaliknya, KA 36F akan kembali dari Gambir pada pukul 00:45 dan ditargetkan tiba di Bandung pukul 03:47. Dengan demikian, dalam GAPEKA 2017 tidak ada lagi kereta tambahan rute Bandung-Gambir PP yang berangkat dari Jakarta pada pagi hari dan kembali dari Bandung menjelang siang hari, kecuali apabila PT KAI selaku operator merasa perlu untuk mengoperasikan kereta luar biasa (KLB) di rute tersebut di luar dari jadwal yang telah disusun dalam GAPEKA 2017.

Selain perubahan pola operasional KA Argo Parahyangan Fakultatif, dalam GAPEKA 2017 juga dilakukan perubahan yang cukup signifikan pada jadwal perjalanan KA Argo Jati Fakultatif, khususnya pada rute Cirebon-Gambir. Bila selama ini, dalam GAPEKA 2015 KA 39F dijadwalkan berangkat dari Cirebon pada pukul 12:30, maka dalam GAPEKA 2017 kereta dengan nomor perjalanan yang sama itu dijadwalkan berangkat lebih awal 1,5 jam, yaitu pada pukul 11:00. Bila berbicara mengenai waktu tempuh, apabila dalam GAPEKA 2015 perjalanan KA 39F dapat berlangsung kurang dari 3 jam, maka dalam GAPEKA 2017 perjalanan dari Cirebon menuju Gambir ditargetkan berlangsung dalam waktu tepat 3 jam. Sedangkan untuk rute sebaliknya (Gambir-Cirebon), jadwal keberangkatan KA 40F dipercepat 15 menit saja, dari sebelumnya pada pukul 07:30 menjadi 07:15.

GAPEKA 2017 Eksekutif

Tabel jadwal kereta api kelas Eksekutif berdasarkan GAPEKA 2017

Pada segmen kelas Eksekutif, hanya ada empat perjalanan kereta api yang mengalami perubahan jadwal keberangkatan, yaitu KA Gajayana rute Gambir-Malang, KA Purwojaya rute Gambir-Cilacap, KA Bima rute Gambir-Malang via Surabaya Gubeng, dan KA Taksaka Pagi rute Gambir-Yogyakarta. Perjalanan KA Gajayana yang semula berangkat dari Gambir pada pukul 17:45, digeser lebih cepat 5 menit ke pukul 17:40. Kereta api Purwojaya yang dalam GAPEKA 2015 dijadwalkan berangkat pada pukul 22:15 menjadi pukul 22:05 dalam GAPEKA 2017, lebih cepat 10 menit. Jadwal KA Bima dari Gambir juga dipercepat 15 menit, dari pukul 16:45 menjadi 16:30. KA Taksaka mengalami perubahan waktu keberangkatan yang paling besar, dari semula pukul 08:50 menjadi pukul 08:30, atau dijadwalkan 20 menit lebih awal.

Adapun mengenai waktu perjalanan, ada tujuh perjalanan kereta api yang waktu tempuhnya ditargetkan lebih singkat dari sebelumnya, dan ada pula 9 perjalanan kereta api yang akan lebih lambat perjalanannya dibandingkan dari jadwal dalam GAPEKA 2015. Hampir seluruh perjalanan kereta api kelas Eksekutif yang menuju Gambir (kecuali KA Sembrani dan KA Purwojaya) ditambah waktu tempuh KA Bima tujuan Malang, KA Sembrani tujuan Surabaya Pasarturi, KA Turangga rute Bandung-Surabaya Gubeng, dan KA Taksaka Pagi rute Gambir-Yogyakarta, menjadi lebih lambat dibandingkan waktu tempuh dalam GAPEKA 2015. Sedangkan kereta api yang waktu perjalanannya membaik adalah KA Gajayana rute Gambir-Malang, KA Sembrani rute Surabaya Pasarturi-Gambir, KA Turangga rute Surabaya Gubeng-Bandung (perubahan paling besar, lebih cepat 17 menit), KA Taksaka Malam rute Gambir-Yogyakarta, KA Bangunkarta rute Gambir-Surabaya Gubeng, dan perjalanan KA Purwojaya di kedua arahnya.

GAPEKA 2017 Eksekutif Campuran

Tabel jadwal kereta api kelas campuran Eksekutif-Bisnis/Ekonomi berdasarkan GAPEKA 2017

Untuk kelas Eksekutif Campuran (yang digabungkan dengan kelas Bisnis dan/atau Ekonomi), perubahan jadwal kebanyakan mengikuti revisi jadwal yang disusun setelah pemberlakuan GAPEKA 2015 pada tanggal 01 April 2015. Contohnya adalah pada jadwal Kereta Api Tegal Bahari dan Cirebon Ekspres, jadwal yang ditetapkan pada GAPEKA 2017 mengikuti perubahan yang telah diterapkan sejak 10 Mei 2016 lalu. Secara rutin terdapat 6 perjalanan KA Tegal Bahari rute Tegal-Gambir PP dan 4 perjalanan KA Cirebon Ekspres rute Cirebon-Gambir PP, ditambah 2 perjalanan tambahan KA Cirebon Ekspres Fakultatif rute Cirebon-Gambir PP yang sewaktu-waktu dapat dioperasikan sesuai dengan kebutuhan. Selain kedua kereta tersebut, pada GAPEKA 2017 juga ditetapkan jadwal KA Ciremai hasil perpanjangan rute dari Bandung-Cirebon PP menjadi Bandung-Semarang PP sejak tanggal 04 Oktober 2016 dan perubahan jadwal KA Malabar yang mulai diberlakukan sejak 03 Oktober 2016 yang lalu, serta perjalanan KA Ranggajati rute Cirebon-Jember PP dimasukkan dalam perjalanan reguler dengan nomor 101 sampai 104.

Perubahan jadwal keberangkatan yang penting diperhatikan adalah pada perjalanan KA Ranggajati rute Cirebon-Jember. Bila sejak pengoperasiannya pada 01 November 2016 yang lalu, KA Ranggajati berangkat dari Cirebon pada pukul 06:05, maka terhitung mulai 01 April 2017 nanti, kereta kelas Eksekutif-Bisnis tersebut memiliki jadwal keberangkatan yang lebih cepat 1 jam 5 menit, yaitu pada pukul 05:00. Dengan demikian, waktu kedatangan di tujuan akhir, Stasiun Jember, juga dipatok lebih cepat, yaitu pada pukul 19:52. Selain perubahan waktu keberangkatan KA Ranggajati dari Cirebon, terdapat juga sejumlah perubahan jadwal keberangkatan pada KA Harina rute Surabaya Pasarturi-Bandung, KA Lodaya Pagi dan Malam rute Solobalapan-Bandung, KA Sancaka Sore rute Yogyakarta-Surabaya Gubeng, serta tiga dari empat perjalanan KA Malioboro Ekspres, yaitu kedua pemberangkatan dari Malang dan keberangkatan pagi hari dari Yogyakarta. Jadwal terbaru dari kereta-kereta tersebut dapat dilihat pada tabel yang telah ditampilkan di atas.

GAPEKA 2017 Bisnis

Tabel jadwal kereta api kelas Bisnis berdasarkan GAPEKA 2017

Pada segmen kelas Bisnis, perubahan jadwal yang perlu diperhatikan terdapat pada perjalanan KA Mutiara Selatan, KA Sawunggalih Malam (khusus rute Pasar Senen-Kutoarjo), dan KA Cirebon Ekspres Fakultatif yang diubah namanya menjadi KA Fajar dan Senja Utama Cirebon. Untuk KA Mutiara Selatan, jadwal yang digunakan adalah hasil revisi yang berlaku sejak 03 Oktober 2016 yang lalu, di mana rute perjalanan kereta tersebut diperpanjang menjadi Bandung-Malang PP. Bila dibandingkan, perubahan dilakukan terhadap jadwal keberangkatan dari Malang, di mana bila sebelumnya kereta berangkat pukul 16:20, terhitung mulai 01 April 2017 nanti kereta dijadwalkan berangkat pada pukul 16:30. Sedangkan untuk perjalanan dari Bandung, tidak mengalami perubahan jadwal, tetap pada pukul 16:50. Adapun untuk KA Sawunggalih Malam dari Jakarta, bila sebelumnya dijadwalkan berangkat pada pukul 18:00, maka dalam GAPEKA 2017 ditetapkan berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada pukul 18:30.

Perubahan cukup signifikan terdapat pada jadwal KA Fajar dan Senja Utama Cirebon. Bila dalam GAPEKA 2015, kereta tambahan yang diberi nama KA Cirebon Ekspres Fakultatif ini berangkat dari Pasar Senen pukul 04:45 dan kembali dari Cirebon pada pukul 16:35, maka terhitung mulai 01 April 2017 nanti KA Fajar Utama Cirebon dijadwalkan berangkat dari Pasar Senen pada pukul 05:45, dengan waktu keberangkatan kembali dari Cirebon pada pukul 15:10.

GAPEKA 2017 Ekonomi AC

Tabel jadwal kereta api kelas Ekonomi AC berdasarkan GAPEKA 2017

Untuk kelas Ekonomi AC (versi Kemenhub, walaupun sebenarnya saat ini semua kereta kelas Ekonomi telah dilengkapi AC), perubahan jadwal diberlakukan pada perjalanan KA Majapahit (Pasar Senen-Malang PP) dan KA Jaka Tingkir (Pasar Senen-Purwosari PP) di kedua arah, KA Jayabaya khusus rute Malang-Pasar Senen, KA Menoreh khusus rute Pasar Senen-Semarang Tawang, dan KA Ambarawa Ekspres rute Surabaya Pasarturi-Semarang Tawang. Secara singkat, perubahan jadwal KA Majapahit pada rute Malang-Pasar Senen diundur 10 menit, jadwal KA Majapahit pada rute Pasar Senen-Malang dipercepat 15 menit, jadwal KA Menoreh pada rute Pasar Senen-Semarang Tawang diundur selama 45 menit, dan jadwal KA Ambarawa Ekspres pada rute Surabaya Pasarturi-Semarang Tawang dipercepat 15 menit.

Perubahan yang cukup signifikan terdapat pada jadwal KA Jayabaya rute Pasar Senen-Malang, di mana sebelumnya berangkat pada pukul 12:00, dalam GAPEKA 2017 diundur ke pukul 13:00. Jadwal KA Jaka Tingkir juga diubah di kedua arahnya. Bila pada rute Pasar Senen-Purwosari jadwal keberangkatan dipercepat 30 menit, maka pada rute sebaliknya jadwal keberangkatan digeser dari pukul 15:45 ke 18:00. Dengan jadwal terbaru itu, KA Jaka Tingkir dijadwalkan tiba di Stasiun Pasar Senen pada pukul 03:30.

Selain perubahan di atas, hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah bahwa rute perjalanan KA Krakatau dalam GAPEKA 2017 diperpanjang, bila sebelumnya melayani rute Merak-Kediri, mulai 01 April 2017 diperpanjang sampai dengan Blitar. Hal tersebut menyusul adanya perluasan area kerja Daerah Operasi (DAOP) VII sampai dengan Blitar, yang sebelumnya masuk DAOP VIII. Bersamaan dengan perpanjangan rute tersebut, dilakukan pula penyesuaian jadwal pada perjalanan KA Krakatau, yaitu berangkat dari Blitar pada pukul 06:40 dan dari Merak pada pukul 08:30. Bila dibandingkan dengan GAPEKA 2015, jadwal keberangkatan KA Krakatau dari Merak dipercepat selama 45 menit (sebelumnya berangkat pada pukul 09:15).

GAPEKA 2017 Ekonomi Jarak Jauh

Tabel jadwal kereta api kelas Ekonomi Jarak Jauh berdasarkan GAPEKA 2017

Pada segmen kelas Ekonomi Jarak Jauh, perubahan jadwal diberlakukan pada KA Gaya Baru Malam Selatan (GBMS) rute Pasar Senen-Surabaya Gubeng, KA Pasundan (Kiaracondong-Surabaya Gubeng PP) di kedua arah, KA Bengawan rute Pasar Senen-Purwosari, KA Progo (Pasar Senen-Lempuyangan PP) di kedua arah, KA Kutojaya Utara rute Pasar Senen-Kutoarjo, dan KA Sritanjung rute Lempuyangan-Banyuwangi, dengan perubahan jadwal berkisar antara 5 sampai 15 menit dibandingkan jadwal pada GAPEKA 2015. Selain itu, KA Matarmaja rute Malang-Pasar Senen juga diundur selama 30 menit dari jadwal dalam GAPEKA 2015.

Perubahan yang juga penting untuk diperhatikan adalah pada jadwal KA Brantas dan KA Kahuripan. Sama seperti KA Krakatau, kedua kereta di atas juga mengalami perpanjangan rute dari yang sebelumnya melayani keberangkatan dari dan menuju Kediri, mulai 01 April 2017 nanti diperpanjang sampai dengan Blitar. Berdasarkan GAPEKA 2017, KA Brantas tujuan Pasar Senen dijadwalkan berangkat dari Blitar pada 12:50, sedangkan KA Kahuripan tujuan Kiaracondong pada pukul 12:10. Sedangkan untuk arah sebaliknya dilakukan penyesuaian sebagai berikut:

  • KA 176 Brantas, sebelumnya berangkat dari Pasar Senen pukul 16:00, digeser menjadi pukul 17:00
  • KA 182 Kahuripan, sebelumnya berangkat dari Kiaracondong pukul 20:00, digeser menjadi pukul 18:10
GAPEKA 2017 Ekonomi Jarak Menengah

Tabel jadwal kereta api kelas Ekonomi Jarak Menengah berdasarkan GAPEKA 2017

Pembahasan terakhir untuk kelas Ekonomi Jarak Menengah, perubahan yang cukup signifikan terdapat pada jadwal keberangkatan KA Tawang Jaya rute Semarang Poncol-Pasar Senen dan KA Tegal Ekspres rute Tegal-Pasar Senen, di mana masing-masing jadwal keberangkatan kereta tersebut digeser menjadi 45 menit lebih awal untuk KA Tawang Jaya dan 40 menit lebih awal untuk KA Tegal Ekspres. Selain itu, KA Kamandaka keberangkatan kedua dari Purwokerto dan keberangkatan terakhir dari Semarang Tawang juga mengalami perubahan yang cukup signifikan, yaitu menjadi 35 menit lebih awal untuk perjalanan dari arah Purwokerto dan 30 menit lebih awal untuk perjalanan dari arah Semarang Tawang. Di samping kereta-kereta yang telah saya sebutkan di atas, perubahan jadwal juga diberlakukan pada perjalanan KA Tegal Ekspres rute Pasar Senen-Tegal, KA Probowangi (Surabaya Gubeng-Banyuwangi) di kedua arah, KA Serayu Pagi rute Pasar Senen-Purwokerto, dan KA Kamandaka keberangkatan terakhir di rute Purwokerto-Semarang Tawang, dengan perubahan jadwal berkisar antara 10 sampai 20 menit.

Sekalipun pihak Ditjen KA Kemenhub RI telah merilis perubahan jadwal yang berlaku dalam GAPEKA 2017, namun pihak PT KAI selaku operator belum membuka kembali penjualan tiket kereta api untuk keberangkatan mulai 01 April 2017 nanti. Apabila nantinya penjualan tiket telah dibuka, akan diinformasikan melalui postingan ini.

UPDATE: Penjualan tiket untuk keberangkatan mulai 01 April 2017 sampai dengan 90 hari ke depan telah dibuka sejak tanggal 11 Februari 2017. Demikian agar menjadi perhatian.

Banner pemberitahuan pemesanan tiket keberangkatan mulai 1 April 2017

Banner pemberitahuan pemesanan tiket keberangkatan mulai 1 April 2017 (sumber: Twitter @KAI121)

Perubahan stasiun pemberhentian

Selain membahas mengenai perubahan jadwal, Ditjen KA Kemenhub RI juga merilis perubahan stasiun tempat menaikturunkan penumpang untuk sejumlah kereta api jarak jauh dan menengah. Berikut akan saya sampaikan juga dalam postingan ini:

  1. Daerah Operasi I Jakarta:
    1. Stasiun Jatinegara, untuk Kereta Api Kertajaya dan Tawang Jaya; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 berhenti normal, maka dalam GAPEKA 2017 (dan telah diterapkan sejak menggunakan rangkaian panjang 14 kereta pada tahun 2016) hanya melintas langsung.
    2. Stasiun Bekasi, untuk Kereta Api Argo Jati, Argo Parahyangan, Gajayana, Tegal Bahari, Cirebon Ekspres, Jayabaya, Kertajaya, Tawang Jaya, dan Serayu; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melintas langsung, maka dalam GAPEKA 2017 dijadwalkan berhenti normal.
    3. Stasiun Karawang, untuk Kereta Api Jayabaya dan Krakatau; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melintas langsung, maka dalam GAPEKA 2017 dijadwalkan berhenti normal.
  2. Daerah Operasi II Bandung:
    1. Stasiun Purwakarta, untuk Kereta Api Argo Parahyangan; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melintas langsung, maka dalam GAPEKA 2017 dijadwalkan berhenti normal.
  3. Daerah Operasi III Cirebon:
    1. Stasiun Haurgeulis, untuk Kereta Api Tegal Bahari, Cirebon Ekspres, Gaya Baru Malam Selatan, dan Tawang Jaya; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melintas langsung, maka dalam GAPEKA 2017 dijadwalkan berhenti normal.
    2. Stasiun Pegadenbaru, untuk Kereta Api Tegal Ekspres; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melintas langsung, maka dalam GAPEKA 2017 dijadwalkan berhenti normal.
    3. Stasiun Tanjung, untuk Kereta Api Tegal Bahari; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melintas langsung, maka dalam GAPEKA 2017 dijadwalkan berhenti normal.
    4. Stasiun Babakan, untuk Kereta Api Tegal Bahari dan Tawang Jaya; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melintas langsung, maka dalam GAPEKA 2017 dijadwalkan berhenti normal.
    5. Stasiun Ciledug dan Ketanggungan, untuk Kereta Api Sawunggalih; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 berhenti normal, maka dalam GAPEKA 2017 hanya melintas langsung.
  4. Daerah Operasi IV Semarang: tidak ada perubahan
  5. Daerah Operasi V Purwokerto:
    1. Stasiun Bumiayu, untuk Kereta Api Fajar Utama Yogyakarta, Jaka Tingkir, Gajah Wong, Krakatau, dan Gaya Baru Malam Selatan; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melintas langsung, maka dalam GAPEKA 2017 dijadwalkan berhenti normal.
    2. Stasiun Gandrungmangun, untuk Kereta Api Kutojaya Selatan dan Serayu; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melintas langsung, maka dalam GAPEKA 2017 dijadwalkan berhenti normal.
    3. Stasiun Maos, untuk Kereta Api Purwojaya; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melintas langsung, maka dalam GAPEKA 2017 dijadwalkan berhenti normal.
    4. Stasiun Gumilir, untuk Kereta Api Purwojaya; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 berhenti normal, maka dalam GAPEKA 2017 hanya melintas langsung.
  6. Daerah Operasi VI Yogyakarta:
    1. Stasiun Solojebres, untuk Kereta Api Bangunkarta; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melintas langsung, maka dalam GAPEKA 2017 (dan telah diterapkan sejak revisi jadwal bulan Desember 2016) dijadwalkan berhenti normal.
  7. Daerah Operasi VII Madiun:
    1. Stasiun Blitar, untuk Kereta Api Krakatau, Brantas, dan Kahuripan; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 hanya melayani perjalanan dari dan menuju Kediri, maka dalam GAPEKA 2017 diperpanjang sampai dengan Blitar.
    2. Stasiun Nganjuk, untuk Kereta Api Gajayana dan Krakatau; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melintas langsung, maka dalam GAPEKA 2017 dijadwalkan berhenti normal.
    3. Stasiun Kertosono, untuk Kereta Api Gajayana, Turangga, dan Malabar; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melintas langsung, maka dalam GAPEKA 2017 dijadwalkan berhenti normal.
  8. Daerah Operasi VIII Surabaya:
    1. Stasiun Malang, untuk Kereta Api Mutiara Selatan; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 hanya melayani perjalanan dari dan menuju Surabaya Gubeng, maka dalam GAPEKA 2017 (dan telah diterapkan sejak revisi jadwal bulan Oktober 2016) diperpanjang sampai dengan Malang.
    2. Stasiun Malang Kotalama, untuk Kereta Api Gajayana, Malioboro Ekspres, Malabar, dan Majapahit; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melintas langsung, maka dalam GAPEKA 2017 dijadwalkan berhenti normal.
    3. Stasiun Surabaya Kota dan Surabaya Gubeng, untuk Kereta Api Probowangi; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melayani perjalanan dari dan menuju Surabaya Kota, maka dalam GAPEKA 2017 dipangkas hanya sampai Stasiun Surabaya Gubeng.
    4. Stasiun Wonokromo, untuk Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan, Pasundan, Logawa, dan Sritanjung; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melintas langsung, maka dalam GAPEKA 2017 dijadwalkan berhenti normal.
    5. Stasiun Bangil, Babat, dan Lamongan, untuk Kereta Api Jayabaya; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melintas langsung, maka dalam GAPEKA 2017 dijadwalkan berhenti normal.
    6. Stasiun Wlingi, untuk Kereta Api Malioboro Ekspres; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 melintas langsung, maka dalam GAPEKA 2017 dijadwalkan berhenti normal.
  9. Daerah Operasi IX Jember:
    1. Stasiun Jatiroto, untuk Kereta Api Mutiara Timur; bila sebelumnya dalam GAPEKA 2015 berhenti normal, maka dalam GAPEKA 2017 hanya melintas langsung.

Sekian informasi yang bisa dihimpun saat ini mengenai jadwal terbaru kereta api berdasarkan GAPEKA 2017 yang mulai berlaku tanggal 01 April 2017 nanti. Semoga dapat menjadi referensi untuk merencanakan perjalanan Anda nanti.

Advertisements

5 responses to “Jadwal Terbaru Kereta Api Berdasarkan GAPEKA Tahun 2017

  1. Pingback: Jadwal Kereta Api Argo Sesuai Gapeka 2017 - Info Mudik Gratis·

  2. Pingback: Jadwal Kereta Api Kelas Bisnis & Ekonomi Sesuai Gapeka 2017 - Info Mudik Gratis·

  3. Pingback: Jadwal Kereta Api Kelas Bisnis Terbaru Sesuai Gapeka 2017 - Info Mudik Gratis·

  4. Pingback: Jadwal Kereta Api Kelas Ekonomi Terbaru Sesuai Gapeka 2017 - Info Mudik Gratis·

  5. Pingback: Jadwal Kereta Api Kelas Ekonomi Jarak Jauh Terbaru Sesuai Gapeka 2017 - Info Mudik Gratis·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s