Kereta Ekonomi Terbaru Dipetisi, Berikut Tindak Lanjut dari PT KAI

Belum lama ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) meluncurkan armada kereta kelas Ekonomi terbaru. Rangkaian kereta buatan PT Industri Kereta (PT INKA) Madiun tersebut dipromosikan memiliki fasilitas lebih dibandingkan kereta-kereta ekonomi yang ada sebelumnya. Kereta buatan tahun 2016 tersebut diantaranya dilengkapi dengan model kursi yang baru, juga tambahan fasilitas berupa televisi. Total kapasitas tiap kereta tersebut adalah 80 tempat duduk.

Tampilan eksterior kereta kelas Ekonomi terbaru

Tampilan eksterior kereta kelas Ekonomi terbaru (diperoleh dari media sosial rekan railfans)

Sejak diujicobakan pada perjalanan KA Kutojaya Ekstra Lebaran dan sejumlah kereta luar biasa (KLB) Ekonomi, mulai tanggal 28 September 2016 lalu, bertepatan dengan Hari Kereta Api ke-71, rangkaian kereta ekonomi (K3) 2016 tersebut resmi dioperasikan pada Kereta Api Fajar dan Senja Utama Yogya (Pasar Senen-Yogyakarta PP) serta Kereta Api Mutiara Selatan (Bandung-Malang via Surabaya PP). Kereta-kereta baru tersebut menggantikan rangkaian kelas Bisnis pabrikan PT INKA dan juga sejumlah produsen kereta api dari beberapa negara yang mulai beroperasi antara tahun 1978 sampai 1996, yang selama ini digunakan untuk perjalanan ketiga kereta tersebut.

Belum sebulan beroperasi, banyak penumpang malah tidak dapat menikmati peremajaan rangkaian kereta yang dilakukan pihak PT KAI. Mayoritas pengguna jasa kereta ekonomi buatan tahun 2016 tersebut mengeluhkan ketidaknyamanan yang mereka rasakan, dikarenakan posisi sandaran kursi yang terlalu tegak dan juga jarak antarkursi yang sangat sempit. Minimnya ruang kaki bagi penumpang membuat perjalanan kereta api selama 8 jam (untuk KA Fajar/Senja Utama) hingga 17 jam (untuk KA Mutiara Selatan) menjadi sangat tidak nyaman. Di kalangan railfans pun muncul beragam kritik yang juga sama-sama mengeluhkan ketidaknyamanan yang dialami pada saat menggunakan rangkaian K3 2016 akibat dari ruang kaki yang sangat sempit.

Interior kereta ekonomi 2016

Sandaran kursi yang terlalu tegak dan jarak antarkursi yang sempit banyak dikeluhkan penumpang kereta api (sumber foto: detikFinance)

Puncaknya, pada tanggal 06 Oktober 2016 muncul petisi di situs http://www.change.org yang isinya meminta PT KAI untuk segera mengganti layout dari kursi rangkaian kereta Ekonomi terbaru tersebut. Tujuan dari petisi tersebut adalah agar pengguna kereta kelas Ekonomi terbaru dapat merasakan perjalanan yang lebih nyaman dan juga dapat terhindar dari risiko sebuah penyakit bernama deep vein thrombosis (DVT). Sampai dengan saat ditulisnya artikel ini, petisi gagasan Sabiq Saputra tersebut telah ditandatangani oleh 1.742 orang.

Petisi kereta ekonomi 2016

Petisi di situs change.org yang meminta PT KAI mengubah konfigurasi kursi kereta Ekonomi terbaru

Menanggapi berbagai keluhan dari para pengguna kereta api, termasuk di dalamnya petisi tersebut, pihak PT KAI menjanjikan akan mengubah konfigurasi kursi kereta ekonomi lainnya yang saat ini masih dalam proses produksi oleh PT INKA. Mengutip dari Suara Merdeka, Direktur Komersial PT KAI, M Kuncoro Wibowo, menyatakan bahwa sambil menunggu produksi rangkaian kereta Ekonomi dengan konfigurasi kursi yang baru selesai dikerjakan, pihak PT KAI akan mengembalikan rangkaian kereta Bisnis yang lama pada perjalanan KA Fajar Utama Yogya, Senja Utama Yogya, dan Mutiara Selatan. Rangkaian kereta Bisnis yang lama tersebut bersifat sementara saja, sampai rangkaian kereta kelas Ekonomi dengan konfigurasi kursi yang telah disesuaikan siap untuk beroperasi secara normal.

Masih mengutip dari Suara Merdeka, penarikan (grounding) rangkaian K3 2016 akan dilakukan secara bertahap mulai tanggal 15 Oktober 2016 nanti, diawali dengan rangkaian KA Fajar Utama dan Senja Utama Yogya, dan kemudian menyusul rangkaian KA Mutiara Selatan. Rangkaian kereta Ekonomi 2016 dengan konfigurasi kursi yang baru ditargetkan selesai pada akhir tahun 2016.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s