Proyek Kereta Bandara Solo Masuki Tahap Perancangan, Target Beroperasi Tahun 2018

Setelah sukses mengoperasikan Kereta Api Bandar Udara Internasional Kualanamu, yang menghubungkan Kota Medan dengan bandar udara utama di Sumatera Utara itu, kini pemerintah gencar membangun jalur kereta api bandar udara di wilayah-wilayah lainnya. Setelah membangun jalur KA Bandar Udara Internasional Minangkabau (BIM) dan jalur KA Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), kini PT Kereta Api Indonesia (Persero) sedang bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I (Persero) untuk membangun jalur kereta api yang menghubungkan Solo dengan Bandar Udara Adi Soemarmo.

Berdasarkan pemberitaan dari Kompas.com, diketahui bahwa kedua badan usaha milik negara (BUMN) tersebut telah bertemu dan berkoordinasi dengan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, tidak lain dalam rangka pembangunan jalur KA Bandara Adi Soemarmo. Untuk pembangunan jalur KA sepanjang kurang lebih 15 kilometer tersebut, terdapat tiga alternatif jalur. Dikutip dari Republika Online, ketiga alternatif tersebut adalah, pertama dari Bandara Adi Soemarmo menuju Stasiun Purwosari lewat daerah Gembongan dan Kartasura, kedua dari Bandara Adi Soemarmo menuju Stasiun Purwosari melalui Gembongan, dan ketiga dari Bandara Adi Soemarmo menuju Kota Solo melalui sebuah stasiun baru yang akan dibangun di daerah Kalioso, Sragen. Nantinya, apabila alternatif ketiga yang dipilih, stasiun baru tersebut akan terhubung dengan Stasiun Solobalapan.

Tidak hanya menghubungkan Bandar Udara Adi Soemarmo dengan Kota Solo, nantinya kereta api bandara tersebut akan terhubung juga dengan Bandar Udara Adisutjipto di Yogyakarta. Konektivitas antara kedua bandar udara tersebut diperlukan karena Bandar Udara Adi Soemarmo diprediksi akan dimanfaatkan sebagai bandar udara alternatif dari dan menuju daerah Yogyakarta, dikarenakan padatnya lalu lintas udara di Bandar Udara Adisutjipto saat ini, juga karena bandar udara yang baru di Kulon Progo saat ini masih dalam tahap pembangunan. Dengan dibangunnya jalur KA bandara yang bakal terhubung dengan jalur KA utama Solo-Yogyakarta (baik melalui Stasiun Purwosari atau Solobalapan), maka proses menghubungkan Bandara Adi Soemarmo dengan Bandara Adisutjipto akan menjadi lebih mudah, karena KA bandara akan langsung masuk ke jalur KA yang sudah ada saat ini menuju Stasiun Maguwo, yang pada akhir bulan April telah diresmikan sebagai stasiun kereta api intermoda (terhubung langsung dengan Bandara Adisutjipto).

Proyek kereta api bandara di Solo ini direncanakan akan mulai dibangun pada tahun 2016 dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2018. Dengan demikian, proyek tersebut akan menjadi kereta api bandara keempat yang beroperasi di Indonesia, menyusul pengoperasian KA Bandara Kualanamu di tahun 2015 lalu, rencana peresmian KA Bandara BIM pada Agustus 2016, dan target pengoperasian KA Bandara Soetta di tahun 2017 yang akan datang. Selain keempat jalur KA bandara tersebut, Bandar Udara Adisutjipto juga telah ‘resmi’ terhubung dengan kereta api setelah Stasiun Maguwo diresmikan sebagai stasiun intermoda oleh Menteri BUMN Rini Soemarno pada tanggal 27 April 2016 yang lalu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s