Okupansi Rendah, KA Sarangan Dihentikan Mulai 16 Februari 2016

Berdasarkan informasi yang dihimpun IDrailnews dari akun Twitter @KAI121, terhitung mulai tanggal 16 Februari 2016 perjalanan Kereta Api Sarangan rute Surabaya (Gubeng)-Madiun (nomor perka 143 dan 144) dihentikan operasionalnya. Adapun yang menjadi alasan pemberhentian perjalanan kereta api kelas bisnis tersebut adalah rendahnya tingkat okupansi dalam perjalanannya.

Informasi penghentian operasional KA Sarangan, via Twitter @KAI121

Informasi penghentian operasional KA Sarangan, via Twitter @KAI121

Dengan dihentikannya pengoperasian Kereta Api Sarangan, maka KRDI Arjuno Ekspres menjadi satu-satunya alternatif kereta lokal penghubung Surabaya dengan Madiun. Di samping Arjuno Ekspres, PT Kereta Api Indonesia (Persero) juga menyediakan fasilitas berupa tiket bertarif khusus untuk sejumlah kereta api jarak jauh yang melayani rute Surabaya-Madiun dan sebaliknya. Tarif khusus tersebut bervariasi, antara 50-80 ribu rupiah, tergantung kelas kereta yang diberikan tarif khusus (Eksekutif dan Bisnis). Untuk mendapatkan tiket dengan tarif khusus, pengguna kereta api dapat membeli tiket di loket stasiun pemberangkatan paling cepat 2 (dua) jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api yang dimaksud, selama tempat duduk masih tersedia.

Berikut adalah daftar kereta api yang diberikan tarif khusus untuk perjalanan rute Surabaya-Madiun dan sebaliknya, diurutkan berdasarkan waktu keberangkatan:

  1. Surabaya-Madiun
    1. Argo Wilis (kelas Eksekutif Rp. 80.000,-)
      Berangkat Sb. Gubeng 07:00, tiba Madiun 09:05
    2. Bangunkarta (kelas Eksekutif Rp. 80.000,-)
      Berangkat Sb. Gubeng 16:00, tiba Madiun 18:39
    3. Turangga (kelas Eksekutif Rp. 80.000,-)
      Berangkat Sb. Gubeng 16:30, tiba Madiun 19:10
    4. Bima (kelas Eksekutif Rp. 80.000,-)
      Berangkat Sb. Gubeng 17:00, tiba Madiun 19:31
    5. Mutiara Selatan (kelas Bisnis Rp. 50.000,-)
      Berangkat Sb. Gubeng 19:00, tiba Madiun 21:35
  2. Madiun-Surabaya
    1. Bangunkarta (kelas Eksekutif Rp. 80.000,-)
      Berangkat Madiun 01:20, tiba Sb. Gubeng 03:46
    2. Mutiara Selatan (kelas Bisnis Rp. 50.000,-)
      Berangkat Madiun 03:05, tiba Sb. Gubeng 05:31
    3. Bima (kelas Eksekutif Rp. 80.000,-)
      Berangkat Madiun 03:25, tiba Sb. Gubeng 05:48
    4. Turangga (kelas Eksekutif Rp. 80.000,-)
      Berangkat Madiun 05:45, tiba Sb. Gubeng 08:12
    5. Argo Wilis (kelas Eksekutif Rp. 80.000,-)
      Berangkat Madiun 18:10, tiba Sb. Gubeng 20:19

Sedikit melihat ke belakang, Kereta Api Sarangan merupakan salah satu dari sejumlah kereta api baru yang mulai beroperasi pada periode bulan Februari 2014, atas usul dari Direktur Utama PT KAI saat itu, Ignasius Jonan, untuk memanfaatkan rangkaian kereta api yang tidak beroperasi pada pagi hingga sore hari di stasiun-stasiun tertentu (rangkaian idle). Kereta Api Sarangan mulai melayani penglaju rute Surabaya-Madiun PP sejak tanggal 05 Februari 2014, menggunakan rangkaian idle KA Mutiara Selatan.

Kereta api Mutiara Selatan di Stasiun Rancaekek. Rangkaian kereta kelas Bisnis inilah yang digunakan juga untuk perjalanan KA Sarangan (Surabaya-Madiun PP)

Kereta api Mutiara Selatan di Stasiun Rancaekek. Rangkaian kereta kelas Bisnis inilah yang digunakan juga untuk perjalanan KA Sarangan (Surabaya-Madiun PP)

Selain Sarangan, muncul juga beberapa KA baru lainnya pada saat itu, seperti KA Maharani (Surabaya-Cepu PP – belakangan diperpanjang hingga Semarang – menggunakan rangkaian idle KA Kertajaya), KA Argo Parahyangan (Bandung-Jakarta PP menggunakan rangkaian idle KA Turangga, Harina, dan – kini – Gajayana), KA Kalijaga (Purwosari-Semarang PP menggunakan rangkaian idle KA Bengawan), dan juga KA Ajisaka (Yogyakarta-Kutoarjo PP menggunakan rangkaian idle KA Progo). Dari kelima KA baru tersebut, satu rangkaian kini telah dihentikan operasionalnya, yaitu KA Ajisaka, akibat kurangnya jumlah penumpang. Kini, dengan alasan yang sama, KA Sarangan rute Surabaya-Madiun PP pun akan dihentikan pengoperasiannya mulai 16 Februari 2016, setelah sekitar 2 tahun melayani penumpang di rute Surabaya-Madiun dan sebaliknya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s